• Jl. Raya IX Sukamandi
  • (0260) 520157
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
117 dilihat       11 Oktober 2025

Kepuasan Petani Terhadap Kinerja Kementerian Pertanian Capai 84 Persen

Kepuasan masyarakat terhadap kinerja sektor pertanian dibawah pimpinan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman terus menguat seiring dikeluarkannya berbagai kebijkan strategis seperti keteraediaan suplai pangan hingga dinaikannya harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) dari Rp5.500 menjadi Rp6.500.

Peneliti Senior Litbang Kompas, Budiawan Sidik Arifianto dalam diskusi Kedai Kopi mengatakan kebijakan tersebut mampu menjaga optimisme petani dalam meningkatkan angka produksi. Ia mengatakan tingkat kepuasan petani jauh lebih tinggi apabila dibandingkan dengan kepuasan responden umum dari berbagai kalangan masyarakat.

“Responden secara umum menyatakan 77 persen kenaikan HPP berhasil mensejahterakan petani. Tapi kalau kita pilah lagi respon berdasarkan pekerjaanya disitu ada petani dan peternak yang berhubungan langsung dengan agraris maka angkanya jauh lebih tinggi lagi yaitu 84 persen petani puas dan menyambut baik kebijakan tersebut,” ujar Budiawan, Sabtu, 11 Oktober 2025.

Budiawan menjelaskan hasil survei ini mengacu pada wawancara langsung atau face to face kepada masyarakat di seluruh Indonesia, khususnya di Pulai Jawa sebagai dalah satu sentra padi terbesar nasional. Wawancara bahkan dilakukan kepada semua masyarkat sosial ekonomi baik bawah, menengah maupun atas.

“Dan kalau kita bicara pangan yang kita tanya ke responden ternyata secara umum 62 persen mereka mengikuti. terus kalau kira tanya lagi terkait kepuasan program ketahanan pangan dibawah kementerian pertanian 71 persen mereka menyatakan puas,” katanya.

Hampir Rata-rata masyarakat menurut Budiawan puas dengan apa yang dikerjakan pemerintah khususnya di kementerian pertanian. “Kalau kita tanya insititusinya, maka yang ada di benak mereka adalah kementan. dan kalau kita tanya lagi terkait kepuasan mereka terhadap kementan relatif elbih tjnggi yaitu sekitar 71 persen,” katanya.

Mengenai hal ini, Analis Komunikasi Politi, Hendri Satrio mengapresiasi keberhasilan pangan indonesias dbawah Presiden Prabowo mendapat pengakuan lembaga internasuoanl baik FAO maupun USDA.

“Diprediksi angkanya mencapai 35,6 juta ton. Kemarin juga di pbb pak prabowo mengatakan Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia. Mudah mudahan ini membawa kebaikan yang akan muncul untuk indonesia ke depan,” jelasnya.

Sejalan dengan hasil survei tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat peningkatan kesejahteraan petani secara nasional. Nilai Tukar Petani (NTP) pada September 2025 tercatat 124,36 naik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menandakan pendapatan petani meningkat lebih cepat dibanding pengeluaran rumah tangga mereka.

Kenaikan ini tidak terlepas dari berbagai kebijakan strategis Mentan Amran di Kementan, serta implememtasi dalam penyesuaian Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) dari Rp5.500 menjadi Rp6.500 per kilogram. Langkah ini dinilai efektif menjaga stabilitas harga di tingkat petani serta meningkatkan semangat produksi.

Mentan Amran menegaskan bahwa kebijakan tersebut adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap petani.

“Kita ingin petani sejahtera dan terus menanam. Kenaikan HPP ini bukan hanya soal harga, tapi bukti negara hadir untuk memberi nilai yang layak bagi kerja keras petani,” tegas Amran.

Prev Next

- BBPSI Padi


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Presiden Prabowo: Tim Pertanian Contoh Kerja Pemerintah yang Berprestasi dan Membanggakan
    13 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Mentan Amran: Produksi naik, Target Serap Gabah 2026 Capai 4 Juta Ton
    12 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas BRMP Padi
    09 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Presiden Prabowo Beri Hormat kepada Mentan Amran dan Petani
    08 Jan 2026 - By BBPSI Padi
  • Thumb
    Mentan Amran: Swasembada Pangan Jadi Kinerja Terbaik Kabinet Merah Putih
    08 Jan 2026 - By BBPSI Padi

tags

Kementerian Pertanian

Kontak

(0260) 520157

[email protected]

Jl. Raya IX, Desa Sukamandi, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat

Kode Pos 41256

Whats App : 085756420179

www.padi.brmp.pertanian.go.id

© 2023 - 2026 Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian Tanaman Padi. All Right Reserved